Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapailmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Sunday, 2 February 2014
Yang Namanya Pemanasan Global
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapailmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Jangan Suka Buang Makanan
SURABAYA -- Besarnya jumlah makanan terbuang di tempat pembuangan sampah secara signifikan berkontribusi meningkatkan pemanasan global, karena makanan membusuk menciptakan lebih banyak metana.
Save Mother Earth
From time immemorial, the earth has played host to millions of species alongside animals through natural resources, oxygen and other life supporting agents, and man by every means has benefited from the abundant resources at his disposal. But over the years, man has become involved with activities that does not only threaten to annihilate the environment that he lives but also spell doom for him. It is noted that man is the only animal that unduly exploits and deliberately destroy the surrounding from which his life depends on. These activities have brought about an alarming situation that threatens the core existence and survival of the globe. Yes, today the world may be reaping the fruits of technological advancement but not without a price. That price is the alarming climate change that now threatens the very existence of human being. So the exploitation of nature continues to be a source of worry for everyone.
Save This Earth
Without the Earth we have no where to live, along with many other organisms. If we don't save the Earth now maybe our children or grandchildren might not be able to see it for long. Our atmosphere is weakening and we have to do something about it fast.
Internet Lemot. Ini Kata Menkominfo
Dalam riset yang dilakukan penyedia layanan komputasi awan, Akamai Technologies, tercatat bahwa akses internet di Indonesia merupakan yang terlambat kedua di kawasan Asia Pasifik. Bagaimana respons Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) atas riset tersebut?
Microsoft Galau Dengan Windows 8
Semenjak diluncurkan pada Oktober 2012, Windows 8 telah mendapatkan beberapa perbaikan dari Microsoft, termasuk versi 8.1 yang diperkenalkan Microsoft satu tahun semenjak peluncurannya.
Selamatkan Bumi Kita
Bukan rahasia lagi jika pemanasan global menyebabkan suhu di Bumi naik, sehingga mencairkan es di kedua kutub. Namun hal itu tidak dapat terlepas oleh perbuatan kita, manusia. Meskipun belum ada perbuatan besar yang bisa saya lakukan untuk Bumi ini, tapi tidak ada salahnya saya berbagi dengan pembaca. Agar kita dapat bersama-sama memikirkan dan menyelamatkan Bumi kita. Bumi adalah satu-satunya planet di tata surya kita yang dapat dihuni. Kita bisa hidup di dalamnya. Namun semua perbuatan yang kita lakukan terhadap Bumi adalah penyebab pemanasan global. Pemanasan global kian parah! Suhu rata–rata permukaan Bumi semakin hari semakin meningkat selama beberapa tahun belakangan.
Subscribe to:
Comments (Atom)

